Kelahiran 10 Mei 1990 ini bermain sebagai Kelvin di Putih Abu-Abu dan berakting sebagai adik dari Andre (Derby Romero). Gara-gara sering satu scene dan menghabiskan waktu bareng, mereka pun jadi sangat dekat. Kalau lagi ngobrol, apa saja yang diobrolin, ya? Dan apa pendapat Eza tentang Derby?
“Paling enak sih kalau take bareng Derby. Anaknya seru banget dan enak diajak ngobrol. Mungkin karena di antara pemain yang lain, kami yang paling seumuran. Kami sudah sahabatan banget. Sudah tidur bareng pula kalau di lokasi. Hahaha. Wah, kalau lagi ngobrol sama dia (Derby), banyak banget deh yang diobrolin. Mulai dari soal syuting, cewek dan lain-lain. Hihihi. Tiap mau ngobrol, pasti dia bilang, ‘Eh, gue pengin serius nih’. Mau serius, tapi gayanya masih kayak begitu. Nggak mungkin banget bisa serius deh. Hahaha,” ujar Eza yang menganggap Derby masih kekanak-kanakan.
Menurut cowok bertinggi badan 170 cm ini, Derby memang belum terlalu dewasa dan kadang Derby juga suka curhat dan minta nasihat dari pacar Ardina Rasti lho. “Iya, dia memang masih bimbang antara sudah besar atau masih kecil. Hahaha. Dia suka banget ngobrolin tentang hidup sama aku. Pastinya, dia banyak tanya sama aku. Kayak waktu itu, dia sempat sedih lagi karena kangen sama (mendiang) papanya. Dan belum bisa menerima kalau papanya sudah meninggal,” ungkap penyuka lagu-lagu Bruno Mars ini.
Lucunya, di sinetron Putih Abu-Abu ini, Eza malah berperan sebagai Kelvin, adik dari Andre (Derby Romero). “Di sinetron ini, Derby jadi kakakku dan dia harus bisa berakting lebih dewasa. Kalau ada apa-apa, aku malahan jadi takut sama dia dan nggak bisa membantah dia. Walaupun Derby aslinya kekanak-kanakan, tapi dia memang lebih cocok jadi kakakku karena tampangnya jauh lebih tua daripada tampangku. Hahaha,” tukas Eza sambil bercanda.
“Paling enak sih kalau take bareng Derby. Anaknya seru banget dan enak diajak ngobrol. Mungkin karena di antara pemain yang lain, kami yang paling seumuran. Kami sudah sahabatan banget. Sudah tidur bareng pula kalau di lokasi. Hahaha. Wah, kalau lagi ngobrol sama dia (Derby), banyak banget deh yang diobrolin. Mulai dari soal syuting, cewek dan lain-lain. Hihihi. Tiap mau ngobrol, pasti dia bilang, ‘Eh, gue pengin serius nih’. Mau serius, tapi gayanya masih kayak begitu. Nggak mungkin banget bisa serius deh. Hahaha,” ujar Eza yang menganggap Derby masih kekanak-kanakan.
Menurut cowok bertinggi badan 170 cm ini, Derby memang belum terlalu dewasa dan kadang Derby juga suka curhat dan minta nasihat dari pacar Ardina Rasti lho. “Iya, dia memang masih bimbang antara sudah besar atau masih kecil. Hahaha. Dia suka banget ngobrolin tentang hidup sama aku. Pastinya, dia banyak tanya sama aku. Kayak waktu itu, dia sempat sedih lagi karena kangen sama (mendiang) papanya. Dan belum bisa menerima kalau papanya sudah meninggal,” ungkap penyuka lagu-lagu Bruno Mars ini.
Lucunya, di sinetron Putih Abu-Abu ini, Eza malah berperan sebagai Kelvin, adik dari Andre (Derby Romero). “Di sinetron ini, Derby jadi kakakku dan dia harus bisa berakting lebih dewasa. Kalau ada apa-apa, aku malahan jadi takut sama dia dan nggak bisa membantah dia. Walaupun Derby aslinya kekanak-kanakan, tapi dia memang lebih cocok jadi kakakku karena tampangnya jauh lebih tua daripada tampangku. Hahaha,” tukas Eza sambil bercanda.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar