Jumat, 23 Maret 2012

Setelah Jadi Alif di "Negeri 5 Menara", Gazza Zubizareta Tidak Mau Bandel Lagi

Syuting film perdana, sebagai Alif diNegeri 5 Menara, banyak pengalaman menarik didapat Gazza ZUbizareta. Apa saja?
Di Maninjau, Gazza syuting bersama David Chalik dan Lulu Tobing. Minder, itu yang dirasa putra pasangan R Winaryanto Winarno dan Zarina ketika kali pertama syuting di ranah Minang. Lulu dan David dikenali orang, selalu menjadi pusat perhatian di sana. Sementara Gazza belum punya nama. “Untungnya Om David asli Minang. Jadi kalau saya kesusahan melafalkan dialek, dia membetulkan aksen Minang saya. Dia bilang: Jadi aktor harus percaya diri,” kenangnya.
gazza-zubizareta 
Belajar aksen Minang bukan tantangan terbesar buat Gazza. Adegan tersulit, ketika Alif harus berpisah dengan teman-teman di pesantren. Gazza, Rizki Ramdani (pemeran Atang remaja-red), Billy Sandy (pemeran Baso remaja-red), dan beberapa pemain lain dikumpulkan di sebuah ruangan. Affandi, sutradara Negeri 5 Menara (N5M) memerintahkan, “Kalian saya beri waktu untuk menangis berapa jam pun silakan. Tapi saya mau ketika take, kalian harusbisa menangis dari hati. Jelas?”
Syuting adegan ini berlangsung Ramadan 2011, ketika cuaca di Ponorogo amat panas. Tidak diizinkan menggunakan obat tetes mata karena N5M bukan sinetron harian. “Saya menangis delapan jam, dari jam 8 pagi sampai 4 sore,” Gazza menukas. Adegan menangis seharusnya muncul dalam dua scene. Akhirnya adegan menangis dimampatkan menjadi satu scene dengan alasan durasi.
Karakter Alif membawa dampak positif bagi penyuka warna merah dan hitam. Ia terkenang saat masih di Medan. Gazza dulu murid pembangkang. Bikin ribut, dihukum guru makanan sehari-hari di kelas. Sudah tidak terhitung kenakalan yang dilakukannya bersama Aiman dan Abdul.
“Tapi saya tidak pernah membolos. Lebih baik bilang kepada Mama, hari ini saya tidak sekolah dulu, daripada berangkat ke sekolah tapi di tengah jalan saya belok dan enggak pernah sampai di sekolah. Setelah memerankan Alif, saya sadar bandel tidak ada gunanya. Bandel itu menyusahkan diri sendiri dan menyakiti hati orang lain,” simpul penggemar sepak bola, basket, dan bulu tangkis.
Pengorbanan Gazza sepanjang 2011 membuahkan hasil. Sampai artikel ini ditulis, N5M berada di peringkat pertama daftar film lokal dengan jumlah penonton terbanyak. N5M ditonton 500 ribu orang lebih. Di luar itu, dua tawaran sinetron harian dan satu iklan telah merayu Gazza.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar